Postingan

Hilang, Jatuh, Tak Terganti

Gambar
           Di tengah krisis kepemimpinan yang melanda Indonesia saat ini. Sumpah pemuda harus menjadi refleksi,   di setiap jiwa-jiwa pemuda penerus bangsa. Pada hakikatnya pemuda-pemuda yang mencetuskan sumpah pemuda merupakan pemuda-pemuda yang tidak di ciptakan oleh suasana yang tenang, hari yang nyaman dan perut yang kenyang. Mereka mengorbankan pikiran dan perasaannya untuk hal yang lebih besar.             Berangkat dari suatu kondisi, di mana kolonialisme menggerogoti negerinya dari ujung kaki sampai kepala. Hak-hak yang seharusnya di miliki oleh bangsa ini waktu itu, malah di rampas secara paksa dengan fitnah berbulu domba di mana-mana, untuk memecah belah dan pada akhirnya bangsa ini lah yang menderita. Maka tak heran isi sumpah pemuda sarat dengan nilai-nilai persatuan. Tapi itu dulu, pemuda itu kini telah hilang di makan oleh usia dan yang tersisa nama dan karya besarnya yang menjadi seremonial tanpa ...

Harga BBM belum saatnya NAIK

Gambar
“ORANG BILANG TANAH KITA TANAH SURGA, TONGKAT KAYU DAN BATU JADI TANAMAN” (KOLAM SUSU) #KATANYA              Tanah surga mungkin hanya sebuah khayalan bagi kita sekarang saat ini, tapi tidak bagi The founding father’s. Walaupun tujuan sudah tertera dalam konstitusi, tapi setelah tahu nikmatnya memegang kekuasaan maka kata itu tak lebih dari bualan omong kosong bagi mereka.             Jadi sangat cocok jika di tambah tulisan “katanya,” permasalahan yang bagai ombak di lautan dan kadang-kadang menjadi badai maupun halilintar membuat negeri ini tak pernah tenang dalam cengkeraman imperialisme dan kapitalisme.             Dengan alih-alih untuk menghemat biaya anggaran Rp 30 triliun, pemerintah berencana untuk menaikkan BBM. Terlepas dari semua permasalahan yang ada saat ini, bagi penulis rencana kenaikan BB...

Luka ini ! oleh Domba atau Serigala ?

Gambar
Biarkanlah orang kecil seperti kami ini berkarya di dalam suatu wadah, tanpa harus di sudutkan, dengan segala bentuk kemunafikan yang ada. Apalagi kemunafikan yang membuat mata hati ini, menjadi tersakiti. Terlepas apakah wadah kita ini mempunyai visi yang sama atau tidak, bagi kami, kami bukanlah patung ketika kami di gigit dengan bisa yang tajam lalu kami berdiam diri, dengan tidak merasakan apa-apa. Walaupun luka lama itu kami tutupin, walaupun perih  yang kami rasa. Bagi kami orientasi lebih utama dari luka ini. Tapi domba yang mempunyai taring atau serigala itu lebih buas ternyata, lebih leluasa untuk mencabik-cabik luka lama, menjadi luka baru yang lebih dalam. Lebih baik terisolasi dan terbuang, dari pada di selimuti tapi selalu di tindas di dalam pekatnya malam. Sadar atau tidak sadar, pekatnya malam lama kelamaan akan menjadi siang yang terang. Proses yang utuh akan mengalami kebusukan sebelum menjadi bangkai, pada hakekatnya baunya akan semerbak ke segala penjur...

Saya

Gambar
sumber : pribadi                                          Panggil saja Agung

Hati seseorang, siapa yang tahu !

Gambar
Tulisan ini, dari blog ane yang di http://agungpratama11.wordpress.com/, 4 September 2013 9.1.2013 Antum nih, nak ngadep tuhan ! Mesin putar yang selalu mendinginkan suasana dalam keadaan shalat, telah berubah menjadi sangat panas baik di luar maupun batin saya .             Waktu telah menunjukkan shalat isya’,, dengan pertanda suara dengungan adzhan yang indah. Langkah kaki mulai bangkit dari tempat tidurku yang memanjakan, rasa air wudhu mendinginkan setiap hembusan nafasku yang menenangkan dalam otakku.             Celana yang aku gunakan adalah celana Training hitam di lengkapi dengan corak putih dan biru sedangkan baju yang aku kenakan ialah berwarna putih di hiasi gambar depan baju yang cukup besar dengan di tambah corak cokelat yang saya pikir itu getah atau apalah, saya tidak tahu dan di belakang baju masih polos putih tapi ada lubang kecil yang se...

Asuransi

Gambar
Tugas Kuliah tahun 2012 Sebelum Masehi Pada zaman kebesaran yunani di bawah kekuasaan Alexander the Great (356-323 BC ) seorang pembantunya yang bernama antimenes memerlukan sangat banyak uang guna membiayai pemerintahannya pada waktu itu. Untuk mendapatkan uang tersebut Antimenes mengumumkan kepada para pemilik budak belian 1 supaya mendaftarkan budak-budaknya dan membayar sejumlah uang tiap tahun kepada Antimenes. Sebagai imbalannya, Antimenes menjanjikan kepada mereka jika ada budak yang  melarikan diri, maka dia akan memerintahkan supaya budak itu di tangkap, atau jika tidak dapat  di tangkap, di bayar dengan sejumlah uang sebagai gantinya.